Friday, 30 October 2015

Teknologi yang di butuhkan untuk membangun E-Commerce Mulai Dari Perangkat Keras Hingga Perangkat Lunak

Teknologi yang di butuhkan untuk membangun E-Commerce Mulai Dari Perangkat Keras Hingga Perangkat Lunak

Untuk Membangun E-Commerce tentu di butuhkan teknologi modern seperti saat ini, karena teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan, dan kenyamanan hidup manusia, termasuk didalamnya perangkat keras dan perangkat lunak.

apa saja yang di butuhkan :
1. Perangkat Keras    

    - Server untuk menyimpan website
    - Komputer untuk mengelola website

2. Perangkat Lunak

    - Template Website (Wordpress/Cms/CodeIgniter)
    - Accurate (Software Accounting untuk mengolah data)
 
3. Lain-Lain

    - Operasional untuk proses pemesanan dan pengiriman barang
    - Programmer untuk mengelola website
    - Marketing untuk pemasaran
    - Accounting untuk proses pengarsipan data (invoice,order dll)

Itu hanya seuprit gan , ane ga ngerti , Jelasin lagi dong .. Baiklah here we go :

 Prasyarat Teknologi Perangkat Keras Untuk Untuk E-Commerce Dan Perusahaan Digital

E-Commerce atau E-Business menuntut prasyarat teknologi perangkat keras yang berat karena organisasi akan mengganti proses manual dengan proses elektronik. Akan dibutuhkan banyak sumber penyimpanan baik untuk menjalankan proses maupun untuk menyimpan data dalam skala besar antara beragam bagian dalam perusahaan dan anatar perusahaan dengan pelanggan dan pemasoknya. Oleh karena itu, manajer harus cermat dalam perencanaan kapasitas dan skalabilitas.

Perencanaan kapasitas merupakan proses prediksi kapan sebuah sistem komputer mengalami kejenuhan sebagai usahauntuk memastikan kemampuan sumber-sumber komputasi tersedia untuk mengerjakan beragam prioritas berbeda dan untuk memastikan bahwa perusahaan memiliki kekuatan komputasi yang memadai untuk kebutuhan-kebutuhan masa kini dan masa depan. Skalabilitas merupakan kemampuan dari komputer atau sistem dalam melayani sejumlah besar pengguna tanpa ada kemacetan.

Total Biaya Kepemilikan Dan Aset-Aset Teknologi

Total biaya kepemilikan (total cost ownership) TCO merupakan penentuan total biaya kepemilikan sumber-sumber teknologi, termasuk biaya- biaya pembelian awal, biaya pembaruan perangkat keras dan lunak yang meliputi pemeliharaan, dukungan teknis dan pelatihan. TCO bisa digunakan untuk menganalisis biaya-biaya langsung dan tidak langsung, sehingga membantu perusahaan dalam menentukan biaya nyata implementasi teknologinya.

Penyedia Jasa Tempat Penyimpanan Online

Penyedia jasa tempat penyimpanan / storage service provider (SSP) adalah penyedia jasa pihak ketiga yang menyewakan ruang penyimpanan kepada pelanggannya melalui Web, sehingga pelanggan bisa menyimpan dan mengakses datanya tanpa perlu membeli dan mengelola sendiri teknologi penyimpanannya.

Penyedia Jasa Aplikasi / Application Service Provider (ASP)

ASP adalah perusahaan yang menyediakan perangkat lunak untuk disewa oleh perusahaan lain melalui Web atau jaringan pribadi.

Banyak perusahaan beralih ke model ASP ini sebagai alternatif lain dari pengembangan sendiri perangkat lunaknya. Sebagian perusahaan merasa lebih mudah untuk ’menyewa” perangkat lunak dari perusahaan lain sehingga mencegah kerumitan dan pengeluaran biaya besar untuk memasang, mengoperasikan, dab memelihara sistem yang kompleks dan besar seperti sistem enterprise (ERP).

Penyedia Jasa Manajemen (Management Service Provider ) MSP

MSP merupakan perusahaan yang mengelola kombinasi aplikasi, jaringan, system, penyimpanan, dan keamanan serta monitoring kinerja system dan website kepada pelanggannya melalui internet.

Penyedia Jasa Kesinambungan Bisnis
Merupakan perusahaan yang menawarkan pemulihan dari kerusakan system dan jasa pengelolaan website secara terus menerus sehingga membatu perusahaan untuk tetap menjalankan operasi inti sewaktu system mereka macet.

Komputasi Utilitas


Sebagian besar penyedia jasa meyewakan jasa teknologi informasi dengan model kontrak tetap, iBM menawarkan model komputasi utilitas yang memungkinkan perusahaan membayar harga untuk produk dan jasa yang mereka gunakan sepeti membayar tarif listrik atau mebayar apa sumber-sumber yang nyata-nyata digunakan dalam periode tertentu.

Perusahaan Berbasis E-Commerce dan Penjelasannya

Perusahaan Berbasis E-Commerce dan Penjelasannya

Perusahaan berbasis E-Commerce

Perusahaan berbasis Electronic Commerce adalah Suatu perusahaan yang melaksanakan proses pembelian dan penjualan, periklanan maupun pemesanan barang dan jasa secara elektronik dengan transaksi melalui internet, jaringan dan teknologi digital lainnya.

Mekanisme Pelayanan


Mekanisme dalam berjualan dimana seseorang harus masukan alamat email dan pasword email masing
masing.Setelah berhasil, kita dapat memesan barang yang kita mau.

Mekanisme Pembayaran

Biasanya perusahaan terkait akan menyediakan rekening, mekanismenya seperti ini :
- Pertama jika kita berniat untuk membeli barang yang akan kita inginkan , kita dapat menyampaikannya ke penjual dengan cara sms (biasanya penjual mencantumkan nomor telepon), e-mail atau komentar pada web tersebut. 
- Kedua kita akan diminta untuk mentransfer sejumlah uang yg tertera pada penjual, setelah ditransfer kiat diharuskan mengkonfirmasinya.

Contoh perusahaan berbasis E-Commerce :

Perusahaan Lazada merupakan top online retailer di Indonesia. Perusahaan ini memberikan kesempatan kepada konsumen untuk membeli segala jenis produk yang berkaitan dengan elektronik, dekorasi rumah tangga hingga produk kesehatan dan kecantikan hanya dengan mengakses ke website yang telah disediakan. Produk pesanan akan di antar ke rumah-rumah konsumen dengan pelayanan kurir yang cepat dengan kualitas produk yang terbaru dan terbaik. Pembayaran juga dapat di lakukan dengan uang tunai bila tidak memiliki kartu kredit.


Electronic Commerce merupakan proses pembelian dan penjualan barang dan jasa secara elektronik dengan transaksi melalui internet, jaringan dan teknologi digital lainnya.
 
Kategori Electronic Commerce 
 
Business-to-Consumer (B2C): e-commerce yang menjual produk dan jasa kepada pembeli individual.  Contoh:  BarnesandNoble.com menjual buku, software, dan musik kepada konsumen individu.
 
Business-to-Business (B2B): e-commerce yang menjual barang dan jasa antar bisnis/perusahaan. Contoh: heidelberg untuk penjualan mesin percetakan dan jasa, Website Milacron untuk penjualan mesin, cetakan dasar dan alat yang berhubungan, perlengkapan, dan jasa untuk perusahaan pemrosesan plastik
 
Consumer-to-Consumer (C2C): e-commerce dimana konsumen menjual secara langsung dengan konsumen. Contoh: eBay, website pelelangan raksasa memungkinkan orang untuk menjual barangnya kepada konsumen lain dengan cara lelang

Ok setumpuk teori sudah di beberkan , lalu bagaimana cara kerja e-commerce :

ini jawaban salah satu temen ane di forum sebelah

Mulai dari PC(Komputer) pembeli sampai kepada penjualnya. Jadi pertama-tama, pembeli mengakses webstore yang dibuat oleh penjual, biasanya situs webstore itu selalu secure dan pengiriman datanya selalu dienkripsi (HTTPS). Ketika pembeli membeli sebuah barang dari webstore tersebut, transaksi akan diproses secara real-time menggunakan pihak ketiga (biasanya lewat bank(e-banking) atau paypal atau penyedia kartu kredit dan sejenisnya), ketika pihak ketiga mengapprove transaksi, pihak ketiga akan memberitahu kepada sistem penjual, bahwa penjual telah menerima pembayaran dari pembeli, sehingga penjual memberikan apa yang di requestkan oleh pembeli dengan cara pengiriman barang kepada pembeli.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kalian yang ingin memasarkan produknya di dunia maya , berminat ?
Materi Manfaat Jaringan Komputer Beserta Penjelesannya

Materi Manfaat Jaringan Komputer Beserta Penjelesannya

 Komputer menjadi barang yang biasa bagi rakyat indonesia setelah pada tahun 1970 an menjadi suatu barang yang mewah kini komputer sudah semakin menjamur di negera tercinta ini . Berikut Manfaat Jaringan Komputer :
 
1. Mempermudah data sharing antar komputer.

2. Mempermudah suatu perusahaan dalam menggunakan printer (Satu printer yang terhubung dalam jaringan, dapat di share ke banyak komputer, jadi komputer-komputer tersebut dapat menggunakan satu printer secara bersamaan) . Dengan demikian, Efisiensi kerja menjadi meningkat dan dapat menghemat biaya.

3. Mempermudah pengguna komputer untuk berbagi informasi dan berkomunikasi.

4. Mempermudah Akses Internet apabila terhubung pada suatu jaringan, yang tentu pengelola jaringan tersebut mengizinkan pengguna nya untuk berselancar di dunia maya.

5. Mempermudah Pengelolaan data suatu perusahaan, terpusat pada satu komputer (server).

6. Efisiensi dan penghematan

7 Integrasi data

 8.  Keamanan data

 9  Media komunikasi

 10. Arus informasi menjadi cepat

 11.  Berbagi sumber daya

Manfaat Jaringan kabel :

1. sulit untuk di extend jaringannya, terutama jika jaraknya jauh.

2. Penempatan kabel harus aman, agar tidak terganggu oleh faktor-faktor tertentu.

3. Biasanya jaringan kabel stabil dan biayanya lebih murah daripada wireless.

Jaringan Wireless :

1. Pembangunan jaringan sangat mudah dan mobilitas tinggi.

2. Dapat dijangkau di tempat-tempat yang tidak dapat dijangkau jaringan kabel

3. Jaringan wireless biasanya sinyalnya putus-putus oleh gangguan tertentu (baik oleh faktor internal, maupun external).

Manfaat Jarkom lainnya :

  •  Media Komunikasi => Jaringan komputer memungkinkan terjadinya komunikasi antar pengguna, baik untuk teleconference maupun untuk mengirim pesan atau informasi yang penting lainnya.
  • Resource Sharing =>dapat menggunakan sumberdaya yang ada secara bersama-sama. Misal seorang pengguna yang berada 100 km jauhnya dari suatu data, tidak mendapatkan kesulitan dalam menggunakan data tersebut, seolah-olah data tersebut berada didekatnya. Hal ini sering diartikan bahwa jaringan komputer mangatasi masalah jarak.
  • Integrasi Data => Jaringan komputer dapat mencegah ketergantungan pada komputer pusat, karena setiap proses data tidak harus dilakukan pada satu komputer saja, melainkan dapat didistribusikan ke tempat lainnya. Oleh sebab inilah maka dapat terbentuk data yang terintegrasi yang memudahkan pemakai untuk memperoleh dan mengolah informasi setiap saat.
  • Pengembangan dan Pemeliharaan => Pengembangan peralatan dapat dilakukan dengan mudah dan menghemat biaya, karena setiap pembelian komponen seperti printer, maka tidak perlu membeli printer sejumlah komputer yang ada tetapi cukup satu buah karena printer itu dapat digunakan secara bersama – sama. Jaringan komputer juga memudahkan pemakai dalam merawat harddisk dan peralatan lainnya, misalnya untuk memberikan perlindungan terhadap serangan virus maka pemakai cukup memusatkan perhatian pada harddisk yang ada pada komputer pusat.
  • Keamanan Data => Sistem Jaringan Komputer dapat memberikan perlindungan terhadap data. Karena pemberian dan pengaturan hak akses kepada para pemakai, serta teknik perlindungan terhadap harddisk sehingga data mendapatkan perlindungan yang efektif.
  • Sumber Daya Lebih Efisien dan Informasi Terkini => Dengan pemakaian sumber daya secara bersama – sama, akan mendapatkan hasil yang maksimal dan kualitas yang tinggi. Selain itu data atau informasi yang diakses selalu terbaru, karena setiap ada perubahan yang terjadi dapat segera langsung diketahui oleh setiap pemakai.
Sekian informasi mengenai manfaat jaringan komputer yang saya rangkum dari elearning kampus ane .